Sabtu, 09 Juni 2012

Suku Tidung


         Suku Tidung merupakan suku yang tanah asalnya berada di bagian utara Kalimantan Timur. Suku ini juga merupakan anak negeri di Sabah, jadi merupakan suku bangsa yang terdapat di Indonesia maupun Malaysia (negeri Sabah). Suku Tidung semula memiliki kerajaan yang disebut Kerajaan Tidung. Tetapi akhirnya punah karena adanya politik adu domba oleh pihak Belanda. 

Bahasa Tidung
Bahasa Tidung dialek Tarakan merupakan bahasa Tidung yang pertengahan karena dipahami oleh semua warga suku Tidung. Beberapa kata bahasa Tidung masih memiliki kesamaan dengan bahasa Kalimantan lainnya. Kemungkinan suku Tidung masih berkerabat dengan suku Dayak rumpun Murut (suku-suku Dayak yang ada di Sabah). Karena suku Tidung beragama Islam dan mengembangkan kerajaan Islam sehingga tidak dianggap sebagai suku Dayak, tetapi dikategorikan suku yang berbudaya Melayu (hukum adat Melayu) seperti suku Banjar,suku Kutai dan suku Pasir. Kelompok Bahasa Tidung terdiri :
1.    Bahasa Tidung (tid)
2.  Bahasa Bulungan (blj)
3.  Bahasa Kalabakan (kve)
4.   Bahasa Murut Sembakung (sbr)
5.   Bahasa Murut Serudung (srk)
.Tradisi Lisan atau tertulis
Dahulu pernah ada cerita tentang masyarakat Tidung yang tertulis, terutama yang berhubungan dengan riwayat para raja atau cerita kepahlawanan orang Tidung. akan tetapi, kini tulisan seperti itu tidak pernah ditemukan lagi. Yang masih hidup adalah cerita rakyat Tidung yang diwariskan secara lisan dari orang tua kepada anaknya. Beberapa cerita lisan rakyat Tidung itu, antara lain sebagai berikut :
1.    Asal-usul Orang Tidung Tenggara
2.  Lasedne sinan pagun/Tenggelamnya kampung Jelutung
3.  Seritan Ibenayuk/Cerita Ibenayuk
4.   Si Benua dan Si Sumbing
5.   Seludon Yaki Yamus
6.   Seludon Batu Tinagad/Cerita Batu ditebang
7.   Yaki Balak/Aki BalakHuruf yang Dipakai



0 komentar:

Posting Komentar

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Blog Newb1e